Gajah Mada 4: Sanga Turangga Paksowani karya Langit Kresna Hariadi

 Sanga Turangga Paksowani karya Langit Kresna Hariadi Gajah Mada 4: Sanga Turangga Paksowani karya Langit Kresna Hariadi

Detail Buku:

Judul: Gajah Mada 4: Sanga Turangga Paksowani
Penulis: Langit Kresna Hariadi
Penerbit: Tiga Serangkai, 2018
ISBN: 978-602-320-678-0
Bahasa: Indonesia
Jumlah halaman: 466 halaman
Jenis File: PDF
Besar file: 3,59Mb

Deskripsi:

Kisah perang bubat sudah banyak ditulis dalam berbagai tulisan, oleh banyak penulis. Salah satunya oleh Langit Kresna Hariadi dalam novel pentalogi Gajah Mada edisi Sanga Turangga Paksowani. Langit memang sudah terkenal dalam menulis kisah-kisah kolosal epik nusantara.

Ketika Raja Majapahit mencapai usia dua puluh tiga tahun, telah memiliki kecerdasan dan kemampuan yang memadai untuk menjadi seorang raja serta tidak perlu diajari berbicara. Kerabat kerajaan menganggap sudah waktunya untuk menikah, banyak sekali tawaran dari rakyat bahkan dari Raja-Raja wilayah yang telah dikuasai oleh Majapahit menjadikan anaknya pilihan Prabu Hayam Wuruk untuk diperistri, termasuk datang dari Dompu (halaman 186-189).

Namun, dari semua pilihan tersebut Prabu Hayam Wuruk akhirnya memilih Dyah Pitaloka. Anak dari Raja Sunda Galuh atau Pajajaran, Prabu Linggabuana. Ibu dan juga bibinya setuju akan pilihannya. Tetapi ternyata pilihan Raja tersebut tidak disetujui oleh patihnya sendiri, Gajah Mada.

Belum ada Komentar untuk "Gajah Mada 4: Sanga Turangga Paksowani karya Langit Kresna Hariadi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel